Jumat, 24 Agustus 2012

Kegiatan-Ilmiah-FBS-UDINUS

Tahun 2005 telah ditutup oleh Fakultas Bahasa dan sastra (FBS) Udinus dengan diadakannya beberapa acara pada bulan Desember antara lain Seminar “Speaking English is Easy”, diskusi ilmiah “Kehidupan Mahasiswa Jepang”, dan “One-Day City Tour”.

Seminar “Speaking English is Easy” di FBS UDINUS
Seminar “Speaking English is Easy” merupakan acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (HMBI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Udinus. Acara tersebut diadakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2005, dan diikuti oleh mahasiswa di lingkungan FBS Udinus dari berbagai jurusan – Inggris, Jepang dan Cina. Seminar yang menghadirkan tiga pembicara itu – 2 dosen (Acmad Basari, S.S. dan Sunardi, S.S) dan seorang native dari Belanda (Marjolein Nijssen) selain merupakan salah satu program kerja HMBI periode 2005-2006 juga diselenggarakan untuk mendorong para mahasiswa supaya tidak takut berbicara dalam bahasa Inggris. Dalam kesempatan itu Nijssen berbagi pengalaman tentang bagaimana berbicara dalam bahasa Inggris bagi para pembelajar bahasa Inggris. Seminar yang dibuka oleh dekan FBS itu berjalan dengan sukses sampai dengan selesainya acara.

Diskusi Ilmiah “Gaya Hidup Mahasiswa Jepang”
Himpunan mahasiswa Jepang (Hikari) FBS UDINUS bekerjasama dengan Indonesia-International Work Camp (IIWC) mengadakan diskusi ilmiah dengan tema “Kehidupan Mahasiswa Jepang”. Acara yang diselenggarakan pada Senin, 19 Desember 2005 di Ged.D Lt III Udinus ini dihadiri oleh mahasiswa prodi Jepang Udinus dengan presenter Tokuzumi Yoshiko, seorang voluntir yang masih duduk di bangku kuliah di Universitas Seikei, Tokyo, Jepang. Maksud diadakannya acara ini adalah untuk mengenal secara langsung tentang gaya hidup keseharian mahasiswa di Jepang dan kemudian membandingkannya dengan mahasiswa di Indonesia.

“One-day city tour’
One-day city tour merupakan ujian akhir semester tahun ajaran 2005-2006 bagi mahasiswa D III jurusan Bahasa Inggris dan Bahasa Cina, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UDINUS yang mengambil mata kuliah Tourist Guide maupun pengantar Kepariwisataaan. Acara tersebut diadakan pada tanggal 30 Desember 2005 dengan tujuan agar para mahasiswa memiliki pengalaman langsung tentang bagaimana menjadi seorang “tour leader” yang baik dan profesional. Para mahasiswa peserta ujian dipimpin langsung oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan, Vera damayanti, M.Pd., yang sekaligus juga seorang tour guide. Adapun tempat-tempat yang dilewati dalam rute perjalanan antara lain adalah Tugu Muda, restaurant Oen, Hotel Dibya Puri, Kota Lama, Gereja Blenduk, Pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran, dan Gombel. Perjalanan kemudian dilanjutkan pusat jajan serabi Ambarawa, dan diakhiri dengan melakukan arung jeram bersama di Puri Asri, Magelang.

Update On : 01 January 1970 07:00:00 am


View the original article here

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls