Kamis, 30 Agustus 2012

Pelatihan-Metodologi-Penelitian-Bidang-Ilmu-Komputer-dan-Informatika

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

Menkominfo-Dorong-Industri-Kreatif-Berbasis-Lokal

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Ir Tifatul Sembiring berupaya mendorong industri kreatif berbasis lokal. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yakni melakukan revisi Permen Kominfo tentang konten premium di telepon selular.

"Lisensi yang pihak kami keluarkan selalu ada dorongan untuk menggunakan konten lokal, termasuk membiayai pengembangan produk lokal," ungkapnya saat menjadi pembicara kunci pada seminar nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (Semantik) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sabtu (23/6).

Misalnya dalam project e-learning di Yogyakarta, Kemkominfo bernegosiasi dengan penyedia dana pihak Jepang agar konten materi ajar dan software yang digunakan dapat dikembangkan oleh lokal.

Disamping itu, kebijakan lainnya adalah memastikan penyediaan infrastruktur TIK sebagai pondasi penting berkomunikasi, dapat terhubung dengan masyarakat agar mereka memiliki akses kepada informasi dan pengetahuan yang sama.

Tifatul menjelaskan, pada tahun 2012 ini pihaknya telah menumbuhkan desa informasi dengan radio komunitas sebanyak 120 desa. Kemudian, desa dering di 33.184 desa, desa pintar di 131 desa, Wifi kabupaten di 745 pop, dan masih banyak lainnya.

"Tentu saja capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, dan penyedia konten," tuturnya.

Adapun, selain menjadi keynote speaker dalam seminar nasional tersebut politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga berkesempatan menjadi bintang tamu talkshow spesial di Televisi Kampus Udinus (TVKU).

Dan masih dengan tema yang sama yakni industri kreatif, perkembangannya di bidang informasi teknologi (IT) juga harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. "Dalam penelitian, internet yang dapat dikembangkan untuk industri kreatif jangan hanya untuk game online. Akan tetapi, coba manfaatkan google earth sebagai media informasi," tandasnya.

sumber:Suara Merdeka


View the original article here

Tur-Studi-Malaysia-Singapura-2-Kenyamanan-Angkutan-Umum-Amat-Diperhatikan

BAGI kita yang tinggal di Indonesia, berkunjung ke Singapura tak ubahnya berpesiar ke masa depan. Sebab, peradaban negara kota di selat Malaka itu boleh dikata beberapa depan mendahului kita. Dari sisi tata kota misalnya, mereka memadukan alam dan teknologi secara nyaris sempurna.

Wilayah kecil yang dimiliki, membuat Singapura berhitung masak-masak soal tata ruang maupun tata guna lahan. Gedung-gedung pencakar langit yang berjejal di sana tak membuat suasana kota jadi menyiksa. Itu lantaran tersedia ruang-ruang hijau yang cukup di sela bangunan-bangunan berbahan beton dan metal tersebut.

Pemegang otoritas membuat taman-taman hampir di setiap sudut kota. Jalan-jalan dibangun dengan sistematis dan amat terencana, baik jalan layang maupun jalan biasa. Pejalan kaki mendapatkan hak semestinya. Mereka disediakan pedestrian area cukup lebar. Ya boleh dikata, pejalan kaki di Singapura adalah raja.

Demikian juga soal transportasi tersedia amat memadai, baik jumlah maupun kualitasnya. Selain mobil pribadi, warga Singapura menggunakan sejumlah alat transportasi massal untuk beraktivitas atau bepergian seperti taksi, bus kota, dan kereta api cepat bawah tanah.

Jalan-jalan raya di Singapura nyaris bebas dari kemacetan. Arus lalu lintas berjalan normal dan lancar. Di sini tampak betapa rasio perbandingan antara prasarana jalan dan jumlah kendaraan cukup berimbang.

Seperti kita tahu, Pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan usia kendaraan bermotor di negerinya, yakni selama lima tahun. Dengan demikian, kita hampir tak melihat mobil butut berseliweran di jalanan Negeri Singa. Kebijakan itu sekaligus mengontrol jumlah kendaraan bermotor di sana.

Meski punya mobil, banyak warga Singapura yang tak sungkan mamakai angkutan umum. Apa sebabnya? Angkutan di negeri itu relatif aman dan nyaman.

Tak perlu berdesak-desakan atau berpeluh kepanasan sebab hampir semua dilengkapi air conditioner (AC). Sebagian angkutan umum bahkan berkategori mewah.

Dalam sebuah kesempatan, saya bersama beberapa mahasiswa Udinus Semarang memakai jasa angkutan taksi. Dari Orchard Road, kami menuju ke kawasan Little India yang berjarak kurang lebih 4 km. Di depan sebuah plaza, kami menunggu angkutan berargo meter itu. Banyak orang yang bertujuan sama membuat antrean di taxi halte menjadi panjang. Enggan menunggu lama, kami putuskan memanggil taksi via operator.

Melalui telepon, pihak operator meminta data nama pemesan dan lokasi penjemputan. Sebaliknya, kami sebagai pemesan diberi tahu nomor taksi yang akan datang. Tak lama berselang, taksi yang kami tunggu-tunggu tiba. Aha, ternyata taksi itu sebuah sedan Mercedes Benz seri terbaru yang tentu masih mulus. Hanya, kemewahan itu harus dibayar dengan harga setara. Sesampai di tempat tujuan, kami lihat argo meter menerakan satuan angka yang harus kami bayar. Semula tampak jumlah yang semestinya namun tiba-tiba angka bertambah dua kali lipat. Belakangan kami tahu, penambahan merupakan pajak yang harus dibayar karena memanggil taksi melalui jasa operator. ''Pantas, banyak yang memilih baris di antrean,'' keluh seorang mahasiswa.

MRT

Secara umum, terdapat dua perusahaan jasa transportasi besar di Singapura, yakni Singapore Mass Rapid Transportation (SMRT) Corporation dan Singapore Bus Service (SBS) Transit. Dua perusahaan ini yang memberi pelayanan transportasi di seluruh penjuru negeri. SMRT punya beberapa divisi usaha, antara lain kereta api bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT), taksi, dan bus.

Di antara jenis angkutan tersebut, MRT paling banyak digemari. Selain cepat, alat transportasi ini menjangkau segala penjuru Negara Kota Singapura. Menurut Senior Officer Comunity Affairs SMRT Robert Hee, jumlah penumpang angkutan itu mencapai 1,2 juta orang per hari, jauh lebih banyak dibanding penumpang bus. MRT di Singapura diluncurkan kali pertama pada 1987, dengan jalur Yio Chu Kang-Toa Payoh. Setahap demi setahap, pemegang otoritas menambah jaringan rel kereta ke segenap penjuru kota. Saat ini, panjang jaringan rel itu mencapai 34 km. ''Pada tahun 2010, panjang jaringan rel MRT ditargetkan mencapai 132 km,'' papar Robert Hee, saat melakukan presentasi di hadapan rombongan tur studi Udinus di kantor SMRT, 251 North Bridge Road, Singapura, beberapa waktu lalu.

Penting diketahui, karena infrastruktur MRT dibangun pemerintah, keuntungan yang didapat dibagi dua dengan besaran persentase disepakati. Penentuan harga tiket, mutlak menjadi kewenangan pemerintah. SMRT hanya mengikuti kebijakan yang telah ditentukan.

Untuk naik MRT, penumpang harus melalui stasiun-stasiun bawah tanah yang ada. Berbeda dari kereta-kereta di Indonesia, pembelian tiket MRT dilakukan secara swalayan dengan menggunakan teknologi digital. Langkah pertama, mendatangi mesin penjual tiket dan menentukan stasiun yang dituju menggunakan touch screen (layar sentuh). Kemudian memasukkan uang ke dalam mesin. Taruh misal dari Orchard ke Sumerset, ongkosnya Sin $ 0,8,-. Calon penumpang harus memasukkan uang dengan jumlah lebih banyak, yakni Sin $ 1,8,- Kelebihan itu dimaksudkan sebagai jaminan. Setelah uang dimasukkan, akan keluar tiket berbentuk plastik beserta uang kembalian.

Dengan menempelkan tiket tersebut ke detektor, seseorang bisa masuk ke dalam ruang tunggu penumpang. Setelah sampai di stasiun tujuan, tiket kembali difungsikan sebagai kunci pembuka untuk keluar stasiun. Terakhir, tiket harus dimasukkan kembali ke dalam mesin penjual tiket digital untuk mengambil uang jaminan. Sekilas, rangkaian prosedur itu terlihat rumit dan membingungkan. Namun bagi warga Singapura, itu sudah biasa.

Suasana stasiun bawah tanah MRT terlihat bersih dan mewah, laiknya sebuah mal. Oh ya, pada setiap stasiun, dibangun pusat perbelanjaan yang menyediakan aneka kebutuhan, dari makanan, pakaian hingga barang-barang seperti merchandise. Seperti terlihat di Stasiun Raffles City yang kami kunjungi.

Lantas, bagaimana dengan interior MRT? Pada setiap gerbong, kursi-kursi penumpang ditata berderet dan berhadap-hadapan. Penumpang yang tak kebagian tempat duduk disediakan pegangan di tengah gerbong.

Hampir semua alat transportasi di Singapura didesain untuk memudahkan penyandang cacat. Taksi milik SMRT misalnya, menyediakan pintu khusus yang bisa dibuka lebar untuk mereka yang menggunakan kursi roda.

Ya, sistem transportasi umum di Singapura dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan para pengguna. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat tak merasa sungkan memanfaatkannya. Rasa-rasanya, hal itu sangat berbeda dari kondisi sarana transportasi umum di Indonesia yang cenderung kumuh, sesak, dan tidak nyaman.


View the original article here

Informasi-Kuliah-Bimbingan-Karir-BK-Fasilkom

Kepada seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Bimbingan Karir (BK). Fakultas Ilmu Komputer, bahwa pelaksanaan Uji Pemrograman I dilaksankan pada :

Hari : Sabtu Pahing
Tanggal : 11 Maret 2006
Jam : 09.00 WIB - Selesai
Tempat : Lab. Komputer Gedung D Lantai 2

Sedangkan pemberitahuan pembagian kelompok ujian dapat dilihat di ruang laboraturium komputer Universitas Dian Nuswantoro. Harap diperhatikan.

Semarang, 6 Maret 2006
Kordinator BK

Ruri Suko Basuki, M.kom


View the original article here

Rabu, 29 Agustus 2012

UDINUS-TANDATANGANI-KESEPAKATAN-LISENSI-DENGAN-MICROSOFT

Pada tanggal 21 Desember 2005, Rektor UDINUS, Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom, menandatangani kesepakatan lisensi atau perijinan (Licensing Agreement) dengan microsoft melalui Authorized Education Reseller (AER) untuk pemakaian software-software lisensi microsoft dalam program Microsoft Campus Agreement. Kesepakatan ini akan berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang kembali sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.

Menurut Edi Noersasongko, alasan penggunaan software-software lisensi dari microsoft tersebut adalah agar dalam menjalankan akatifitas akademik, para dosen, mahasiswa, staff administrasi dan seluruh civitas akademika yang terkait dengan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara nyaman, aman dan tenang, mengingat beberapa berita tersiar, sweeping tentang penggunaan software khususnya software produksi microsoft saat ini gencar dilakukan.

Sebagaimana yang tertulis dalam perjanjian, selama masih dalam waktu kesepakatan, software microsoft ini dapat didistribusikan dan digunakan oleh seluruh dosen tetap, karyawan tetap, mahasiswa aktif, setengah dosen tidak tetap dan sepertiga mahasiswa paruh waktu (mahasiswa tamu, peserta pelatihan, dll). Disamping itu, software-sofware microsoft ini juga dapat dipergunakan oleh dosen untuk bekerja di rumah, selama pekerjaan masih berhubungan dengan tugas-tugas dari kampus.

Beberapa software dari program Campus And School Agreement yang telah dikirim dalam bentuk Starter CD Kit English dan Chinese ini adalah Microsoft Office 2003 Applications, Office 2003 Suites, Office XP Applications, Office XP Suites, Windows Server 2003, Windows Server 2003, x64 Ed., Windows XP Professional, Windows XP Prof, x64 Ed, Frontpage 2003, Visio Professional 2003, Project Standard 2003, Project Server 2003, Project Standard 2003, Office OneNote 2003, dll.

Agar software ini dapat terpantau penggunaannya secara benar, baik oleh para dosen, karyawan maupun mahasiswa UDINUS, maka distribusi sofware dan volume licensing key ditangani Kepala Laboratorium Komputer UDINUS, Arief Soleman, M.Kom.

Sebelum beralih menggunakan software campus agreement, UDINUS selama ini menggunakan software lisensi microsoft melalui produk MSDN Academic Alliance, yang digunakan untuk kebutuhan riset dan pengembangan di laboratorium komputer.


View the original article here

UDINUS-UNDIP-adakan-Workshop-Multimedia

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

SIDANG-UMUM-V-KELUARGA-MAHASISWA-UDINUS

Berdasar SK Mendikbud No. 155/U/1998 tentang pedoman umum lembaga kemahasiswaan serta Program kerja MPM-UDN 2005/1006 tentang sidang umum V Keluarga Mahasiswa UDINUS, maka pada tanggal 16 s/d 18 Februari 2007 diadakan Sidang Umum Keluarga Mahasiswa UDINUS yang ke 5. Kegiatan ini merupakan perwujudan iklim demokrasi di kalangan mahasiswa. Sidang umum merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di keluarga mahasiswa.

Adapun agenda utama dalam sidang umum adalah:

Laporan Pertanggung Jawaban Presiden BEM 2005-2006Pembentukan MPM dan DPM masa bakti 2006-2007Pelantikan Presiden BEM 2006-2007Amandemen AD/ART KM UDINUSPenetapan GBHK 2006-2007Perumusan Rekomendasi Sidang akan dibuka oleh Rektor UDINUS Bapak DR IR. Edi Noersasongko, M.Kom. pada hari Jumat, 16 Februari 2007 jam 10.00 bertempat di Aula Gedung E.3. Kemudian akan dilakukan diskusi mengenai masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa baik masalah internal maupun external.

Semoga Siang Umum V berjalan lancar dan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika UDINUS.

Hidup Mahasiswa.


View the original article here

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls