Jumat, 31 Agustus 2012

President-baru-BEM-UDINUS

Seperti diketahui bersama bahwa dalam dunia kampus tentu saja ada sebuah organisasi yang menaungi mahasiswa ,nah itulah BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ).Di UDINUS BEM sudah berulangkali mempunyai presiden .Untuk periode 2008/2009 UDINUS sudah memiliki president yang baru yaitu Makhbub Zuanaid dan Wakil presidennya Nur Viana Kurniawati dengan memperoleh 176 dengan mengalahkan saingan dari pasangan Diko dan endras dengan selisih 3 suara yaitu 173.

Pencoblosan  digelar pada tanggal 9 s.d 11 Maret 2008, yang berlangsung dengan ,aman,tertib dan menceerminkan demokrasi .Tidak ada gontok-gontokan antar pendukung di saat kampanye,tidak ada money politik,dan tidak ada kongkalikong seperti yang dipertunjukkan oleh para elit politikus kita .

Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada president periode 2007/2008 (Nazmi Desky ) beserta staff yang telah sukses menyelenggarakan PEMIRA pada tahun ini dengan susah payah membentuk KPR ( Komisi Pemilu Raya ),dan hasilnya cukup menggebirakan.

Kita dukung bersama agar mahasiswa UDINUS untuk belajar berdemokrasi yang baik dan benar dalam menjalankan roda pemerintahan BEM.sukses selalu (by:bima )


View the original article here

SMK2-Klaten-Interest-dengan-Pengajaran-di-FIK-Udinus

Sebanyak 40 siswa dan siswi SMK 2 Klaten baru-baru ini mengunjungi kampus Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Mereka secara khusus mendatangi Fakultas Ilmu Komputer, yang sesuai dengan bidang ilmu sekolah tersebut.

Salah seorang guru yang mendampingi mereka, Muhammad Sigit menyampaikan ketertarikannya dengan FIK Udinus karena memiliki keunggulan dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sebagai sekolah vokasi, SMKN 2 Klaten merupakan salah satu sekolah yang memiliki berbagai jurusan, salah satunya adalah Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dari hal itulah, mereka berupaya menimba ilmu yang berkaitan dengan teknologi, jaringan dan sejenisnya.

”Kami  bermaksud menimba ilmu sebanyak-banyaknya, berkaitan dengan siswa-siswi kami yang memiliki kompetensi dibidang komputer. Harapannya mereka, siswa mampu memiliki wawasan yang luas untuk meningkatkan motivasinya dan memperdalam ilmu lebih jauh,” ujar Sigit.

Ia mengaku, sangat berharap bisa sinergi dengan FIK Udinus untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan yang terkait dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya yang berkaitan dengan pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Meski dunia sekolah sangat berbeda dengan perguruan tinggi, paling tidak menurut Sigit bisa bekerjasama dalam meningkatkan kualitas SDM maupun kualitas lulusan.

”Beberapa program mungkin bisa disinergikan, dan kedepan bisa segera direalisasikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Dr Ir Dwi Eko Waluyo  menyambut baik atas kedatangan tim SMK 2 Klaten. Ia sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada FIK Udinus, sehingga menjadi rujukan berbagai sekolah.

”Teknologi Informasi dan Komunikasi memegang peranan yang sangat vital untuk meningkatkan eksistensi sebuah lembaga, apa lagi institusi pendidikan. Kami, selalu update seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin hari terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Silakan sinergi dengan kami, saya sangat terbuka sejauh sesuai dengan regulasi yang ada ” ujarnya.


View the original article here

PENGUMUMAN-PKM-AI

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

Pelantikan-1846-Mahasiswa-Baru-Udinus-Angkatan-2006

Bertempat di Lapangan Universitas Dian Nuswantoro, Rektor Universitas Dian Nuswantoro Dr. H. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom melantik 1846 mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro angkatan 2006. Hadir dalam upacara tersebut, seluruh pejabat struktural, staf dosen, organisasi kemahasiswaan dan segenap civitas akademika yang lain.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah mengirimkan putra-putrinya untuk meneruskan jenjang pendidikan tinggi di Universitas Dian Nuswantoro. Dan sebagai wujud kepercayaan tersebut, Universitas Dian Nuswantoro akan terus menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dari berbagai aspek. Bentuk upaya yang tengah dikembangkan pada tahun ini antara lain program kerjasama Twinning Program dengan ITB, kerjasama pendidikan dengan Universitas Negeri Semarang, Peningkatan kualitas program-program Televisi Kampus, pelaksanaan sistem jaminan mutu pendidikan tinggi dan sebagainya. Sehingga diharapkan para lulusan tidak hanya sekedar memiliki Ijasah tapi juga nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing di lapangan pekerjaan.

Selepas upacara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan orientasi akademik yang diberi label Dinus Inside 2006. Pada acara ini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai sistem akademik dan kemahasiswaan sehingga mahasiswa betul-betul mengenal lingkungan sistem pendidikannya yang baru. Acara berangsung dinamis dan interaktif dimana mahasiswa baru dapat berinteraksi langsung secara akrab dan ramah dengan berbagai elemen kampus seperti pejabat kampus, organisasi kemahasiswaan, mahasiswa lama, staf akademik, staf administrasi dan lainnya. Acara Dinus Inside 2006 diselenggarakan di tingkat Universitas, Fakualtas dan Program Studi.


View the original article here

PENGUMUMAN-PESERTA-CTS-FKM-UI-PERIODE-SEMESTER-GENAP-20112012

PENGUMUMAN
PESERTA CTS – FKM UI
PERIODE SEMESTER GENAP 2011/2012

Berdasarkan hasil seleksi terhadap 5 (lima) calon peserta Credit Transfer System (CTS)- FKM UI pada tanggal 20 Januari 2012, maka 2 (dua) peserta terpilih adalah:

1.    DWI HARTATI

2.    DIAN PUSPITA SARI

Demikian, semoga dapat menjadi perhatian.

                        Dekan                                                                                Ketua Program Studi

                FKes UDINUS S-1                                                                     Kesehatan Masyarakat

Dr.dr.Sri Andarini Indreswari, M.Kes                                                     Eti Rimawati, SKM, M.Kes


View the original article here

Kamis, 30 Agustus 2012

SEMINAR-INTERNASIONALGLOBAL-CHALLENGE-TO-BECOME-WORLD-CLASS-UNIVERSITY

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

Workshop-PKM-Udinus

Fakultas Ilmu Budaya Udinus mengadakan Workshop PKM dengan tema “Kreatif dan Inovatif Menuju Mahasiswa FIB yang Cerdas dan Kompetitif” pada hari rabu, 11 Juli 2012. Workshop ini diikuti oleh 50 peserta baik dari jurusan Sastra Inggris maupun Sastra Jepang. Workshop ini bertujuan dan kreatif baik dikalangan mahasiswa maupun civitas akademi yang lain yang berada di Fakultas Ilmu Budaya. Workshop ini juga untuk mendukung program universitas pengiriman 400 proposal pada tahun 2012. Pembicara dalam program ini adalah pakar PKM dari Universitas Sebelas Maret (UNS) yaitu Drs. Soepono sasongko, M.Sn (PD III FSSR UNS), Yayan Suherlan, S.Sn, M.Sn (Koordinator Tim PKM FSSR UNS) serta Harry Sulistyo ( Mahasiswa nominator PIMNAS). Sebagai tindak lanjut dari penandatangan MOU antara Udinus dan UNS pada bulan Maret 2012., workshop ini diharapkan dapat menjembatani mahasiswa-mahasiwa dalam menyalurkan ide kreatif mereka. Dekan FIB, Achmad Basari, S.S, M.Pd juga menambahkan bahwa semoga saja workshop ini dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membantu masyarakat secara langsung.

untuk menciptakan lingkungan yang ilmiah

Update On : 13 July 2012 03:07:46 am


View the original article here

Pelatihan-Metodologi-Penelitian-Bidang-Ilmu-Komputer-dan-Informatika

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

Menkominfo-Dorong-Industri-Kreatif-Berbasis-Lokal

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Ir Tifatul Sembiring berupaya mendorong industri kreatif berbasis lokal. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yakni melakukan revisi Permen Kominfo tentang konten premium di telepon selular.

"Lisensi yang pihak kami keluarkan selalu ada dorongan untuk menggunakan konten lokal, termasuk membiayai pengembangan produk lokal," ungkapnya saat menjadi pembicara kunci pada seminar nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (Semantik) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sabtu (23/6).

Misalnya dalam project e-learning di Yogyakarta, Kemkominfo bernegosiasi dengan penyedia dana pihak Jepang agar konten materi ajar dan software yang digunakan dapat dikembangkan oleh lokal.

Disamping itu, kebijakan lainnya adalah memastikan penyediaan infrastruktur TIK sebagai pondasi penting berkomunikasi, dapat terhubung dengan masyarakat agar mereka memiliki akses kepada informasi dan pengetahuan yang sama.

Tifatul menjelaskan, pada tahun 2012 ini pihaknya telah menumbuhkan desa informasi dengan radio komunitas sebanyak 120 desa. Kemudian, desa dering di 33.184 desa, desa pintar di 131 desa, Wifi kabupaten di 745 pop, dan masih banyak lainnya.

"Tentu saja capaian tersebut tidak lepas dari keterlibatan operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, dan penyedia konten," tuturnya.

Adapun, selain menjadi keynote speaker dalam seminar nasional tersebut politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga berkesempatan menjadi bintang tamu talkshow spesial di Televisi Kampus Udinus (TVKU).

Dan masih dengan tema yang sama yakni industri kreatif, perkembangannya di bidang informasi teknologi (IT) juga harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. "Dalam penelitian, internet yang dapat dikembangkan untuk industri kreatif jangan hanya untuk game online. Akan tetapi, coba manfaatkan google earth sebagai media informasi," tandasnya.

sumber:Suara Merdeka


View the original article here

Tur-Studi-Malaysia-Singapura-2-Kenyamanan-Angkutan-Umum-Amat-Diperhatikan

BAGI kita yang tinggal di Indonesia, berkunjung ke Singapura tak ubahnya berpesiar ke masa depan. Sebab, peradaban negara kota di selat Malaka itu boleh dikata beberapa depan mendahului kita. Dari sisi tata kota misalnya, mereka memadukan alam dan teknologi secara nyaris sempurna.

Wilayah kecil yang dimiliki, membuat Singapura berhitung masak-masak soal tata ruang maupun tata guna lahan. Gedung-gedung pencakar langit yang berjejal di sana tak membuat suasana kota jadi menyiksa. Itu lantaran tersedia ruang-ruang hijau yang cukup di sela bangunan-bangunan berbahan beton dan metal tersebut.

Pemegang otoritas membuat taman-taman hampir di setiap sudut kota. Jalan-jalan dibangun dengan sistematis dan amat terencana, baik jalan layang maupun jalan biasa. Pejalan kaki mendapatkan hak semestinya. Mereka disediakan pedestrian area cukup lebar. Ya boleh dikata, pejalan kaki di Singapura adalah raja.

Demikian juga soal transportasi tersedia amat memadai, baik jumlah maupun kualitasnya. Selain mobil pribadi, warga Singapura menggunakan sejumlah alat transportasi massal untuk beraktivitas atau bepergian seperti taksi, bus kota, dan kereta api cepat bawah tanah.

Jalan-jalan raya di Singapura nyaris bebas dari kemacetan. Arus lalu lintas berjalan normal dan lancar. Di sini tampak betapa rasio perbandingan antara prasarana jalan dan jumlah kendaraan cukup berimbang.

Seperti kita tahu, Pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan usia kendaraan bermotor di negerinya, yakni selama lima tahun. Dengan demikian, kita hampir tak melihat mobil butut berseliweran di jalanan Negeri Singa. Kebijakan itu sekaligus mengontrol jumlah kendaraan bermotor di sana.

Meski punya mobil, banyak warga Singapura yang tak sungkan mamakai angkutan umum. Apa sebabnya? Angkutan di negeri itu relatif aman dan nyaman.

Tak perlu berdesak-desakan atau berpeluh kepanasan sebab hampir semua dilengkapi air conditioner (AC). Sebagian angkutan umum bahkan berkategori mewah.

Dalam sebuah kesempatan, saya bersama beberapa mahasiswa Udinus Semarang memakai jasa angkutan taksi. Dari Orchard Road, kami menuju ke kawasan Little India yang berjarak kurang lebih 4 km. Di depan sebuah plaza, kami menunggu angkutan berargo meter itu. Banyak orang yang bertujuan sama membuat antrean di taxi halte menjadi panjang. Enggan menunggu lama, kami putuskan memanggil taksi via operator.

Melalui telepon, pihak operator meminta data nama pemesan dan lokasi penjemputan. Sebaliknya, kami sebagai pemesan diberi tahu nomor taksi yang akan datang. Tak lama berselang, taksi yang kami tunggu-tunggu tiba. Aha, ternyata taksi itu sebuah sedan Mercedes Benz seri terbaru yang tentu masih mulus. Hanya, kemewahan itu harus dibayar dengan harga setara. Sesampai di tempat tujuan, kami lihat argo meter menerakan satuan angka yang harus kami bayar. Semula tampak jumlah yang semestinya namun tiba-tiba angka bertambah dua kali lipat. Belakangan kami tahu, penambahan merupakan pajak yang harus dibayar karena memanggil taksi melalui jasa operator. ''Pantas, banyak yang memilih baris di antrean,'' keluh seorang mahasiswa.

MRT

Secara umum, terdapat dua perusahaan jasa transportasi besar di Singapura, yakni Singapore Mass Rapid Transportation (SMRT) Corporation dan Singapore Bus Service (SBS) Transit. Dua perusahaan ini yang memberi pelayanan transportasi di seluruh penjuru negeri. SMRT punya beberapa divisi usaha, antara lain kereta api bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT), taksi, dan bus.

Di antara jenis angkutan tersebut, MRT paling banyak digemari. Selain cepat, alat transportasi ini menjangkau segala penjuru Negara Kota Singapura. Menurut Senior Officer Comunity Affairs SMRT Robert Hee, jumlah penumpang angkutan itu mencapai 1,2 juta orang per hari, jauh lebih banyak dibanding penumpang bus. MRT di Singapura diluncurkan kali pertama pada 1987, dengan jalur Yio Chu Kang-Toa Payoh. Setahap demi setahap, pemegang otoritas menambah jaringan rel kereta ke segenap penjuru kota. Saat ini, panjang jaringan rel itu mencapai 34 km. ''Pada tahun 2010, panjang jaringan rel MRT ditargetkan mencapai 132 km,'' papar Robert Hee, saat melakukan presentasi di hadapan rombongan tur studi Udinus di kantor SMRT, 251 North Bridge Road, Singapura, beberapa waktu lalu.

Penting diketahui, karena infrastruktur MRT dibangun pemerintah, keuntungan yang didapat dibagi dua dengan besaran persentase disepakati. Penentuan harga tiket, mutlak menjadi kewenangan pemerintah. SMRT hanya mengikuti kebijakan yang telah ditentukan.

Untuk naik MRT, penumpang harus melalui stasiun-stasiun bawah tanah yang ada. Berbeda dari kereta-kereta di Indonesia, pembelian tiket MRT dilakukan secara swalayan dengan menggunakan teknologi digital. Langkah pertama, mendatangi mesin penjual tiket dan menentukan stasiun yang dituju menggunakan touch screen (layar sentuh). Kemudian memasukkan uang ke dalam mesin. Taruh misal dari Orchard ke Sumerset, ongkosnya Sin $ 0,8,-. Calon penumpang harus memasukkan uang dengan jumlah lebih banyak, yakni Sin $ 1,8,- Kelebihan itu dimaksudkan sebagai jaminan. Setelah uang dimasukkan, akan keluar tiket berbentuk plastik beserta uang kembalian.

Dengan menempelkan tiket tersebut ke detektor, seseorang bisa masuk ke dalam ruang tunggu penumpang. Setelah sampai di stasiun tujuan, tiket kembali difungsikan sebagai kunci pembuka untuk keluar stasiun. Terakhir, tiket harus dimasukkan kembali ke dalam mesin penjual tiket digital untuk mengambil uang jaminan. Sekilas, rangkaian prosedur itu terlihat rumit dan membingungkan. Namun bagi warga Singapura, itu sudah biasa.

Suasana stasiun bawah tanah MRT terlihat bersih dan mewah, laiknya sebuah mal. Oh ya, pada setiap stasiun, dibangun pusat perbelanjaan yang menyediakan aneka kebutuhan, dari makanan, pakaian hingga barang-barang seperti merchandise. Seperti terlihat di Stasiun Raffles City yang kami kunjungi.

Lantas, bagaimana dengan interior MRT? Pada setiap gerbong, kursi-kursi penumpang ditata berderet dan berhadap-hadapan. Penumpang yang tak kebagian tempat duduk disediakan pegangan di tengah gerbong.

Hampir semua alat transportasi di Singapura didesain untuk memudahkan penyandang cacat. Taksi milik SMRT misalnya, menyediakan pintu khusus yang bisa dibuka lebar untuk mereka yang menggunakan kursi roda.

Ya, sistem transportasi umum di Singapura dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan para pengguna. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat tak merasa sungkan memanfaatkannya. Rasa-rasanya, hal itu sangat berbeda dari kondisi sarana transportasi umum di Indonesia yang cenderung kumuh, sesak, dan tidak nyaman.


View the original article here

Informasi-Kuliah-Bimbingan-Karir-BK-Fasilkom

Kepada seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Bimbingan Karir (BK). Fakultas Ilmu Komputer, bahwa pelaksanaan Uji Pemrograman I dilaksankan pada :

Hari : Sabtu Pahing
Tanggal : 11 Maret 2006
Jam : 09.00 WIB - Selesai
Tempat : Lab. Komputer Gedung D Lantai 2

Sedangkan pemberitahuan pembagian kelompok ujian dapat dilihat di ruang laboraturium komputer Universitas Dian Nuswantoro. Harap diperhatikan.

Semarang, 6 Maret 2006
Kordinator BK

Ruri Suko Basuki, M.kom


View the original article here

Rabu, 29 Agustus 2012

UDINUS-TANDATANGANI-KESEPAKATAN-LISENSI-DENGAN-MICROSOFT

Pada tanggal 21 Desember 2005, Rektor UDINUS, Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom, menandatangani kesepakatan lisensi atau perijinan (Licensing Agreement) dengan microsoft melalui Authorized Education Reseller (AER) untuk pemakaian software-software lisensi microsoft dalam program Microsoft Campus Agreement. Kesepakatan ini akan berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang kembali sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.

Menurut Edi Noersasongko, alasan penggunaan software-software lisensi dari microsoft tersebut adalah agar dalam menjalankan akatifitas akademik, para dosen, mahasiswa, staff administrasi dan seluruh civitas akademika yang terkait dengan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara nyaman, aman dan tenang, mengingat beberapa berita tersiar, sweeping tentang penggunaan software khususnya software produksi microsoft saat ini gencar dilakukan.

Sebagaimana yang tertulis dalam perjanjian, selama masih dalam waktu kesepakatan, software microsoft ini dapat didistribusikan dan digunakan oleh seluruh dosen tetap, karyawan tetap, mahasiswa aktif, setengah dosen tidak tetap dan sepertiga mahasiswa paruh waktu (mahasiswa tamu, peserta pelatihan, dll). Disamping itu, software-sofware microsoft ini juga dapat dipergunakan oleh dosen untuk bekerja di rumah, selama pekerjaan masih berhubungan dengan tugas-tugas dari kampus.

Beberapa software dari program Campus And School Agreement yang telah dikirim dalam bentuk Starter CD Kit English dan Chinese ini adalah Microsoft Office 2003 Applications, Office 2003 Suites, Office XP Applications, Office XP Suites, Windows Server 2003, Windows Server 2003, x64 Ed., Windows XP Professional, Windows XP Prof, x64 Ed, Frontpage 2003, Visio Professional 2003, Project Standard 2003, Project Server 2003, Project Standard 2003, Office OneNote 2003, dll.

Agar software ini dapat terpantau penggunaannya secara benar, baik oleh para dosen, karyawan maupun mahasiswa UDINUS, maka distribusi sofware dan volume licensing key ditangani Kepala Laboratorium Komputer UDINUS, Arief Soleman, M.Kom.

Sebelum beralih menggunakan software campus agreement, UDINUS selama ini menggunakan software lisensi microsoft melalui produk MSDN Academic Alliance, yang digunakan untuk kebutuhan riset dan pengembangan di laboratorium komputer.


View the original article here

UDINUS-UNDIP-adakan-Workshop-Multimedia

Apriyanto Nurdhani Putra Pamungkas Sari

Saya mengucapkan terima kasih atas diberinya kesempatan untuk membuat testimoni tentang profil saya ini. Saya dapat bekerja di Dreamlight Word Media ini adalah berkat dari Tuhan dan bimbingan dari bapak / ibu dosen di udinus sehingga saya bisa bekerja dengan baik dan semakin meningkat. Karena dal

........selanjutnya Fahri Firdausillah

Saat ini saya sedang melanjutkan studi S2 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) fakultas Information and Communication Technology (ICT), sebelumnya saya pernah menjadi programmer, database adaministrator, dan juga webmaster di Universitas Dian Nuswantoro. Kalau anda mengira dulu saya s

........selanjutnya Andik Setyono

Andik Setyono, lahir pada tanggal 12 Pebruari 1980, merupakan alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang (UDINUS) pada tahun 2003 dan 2005 untuk gelar Sarjana dan Master dalam bidang teknologi informasi secara berurutan. Dia bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komputer UDINUS, dimana saat

........selanjutnya Fauzi Adi Rafrastara

Fauzi Adi Rafrastara. Lahir di Semarang, 30 April 1988. Menyelesaikan pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Rembang. Pada tahun 2005, melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi dengan mengambil S1 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jurusan Teknik Informatika. Pada tahun 2009, berkese

........selanjutnya Nur Endhar Gustiarko

Alhamdulillah, Rabu 5 Oktober 2011 dalam Upacara Wisuda Ke-XLII, Saya resmi menjadi alumni Universitas Dian Nuswantoro Semarang ( UDINUS ). Sungguh perasaan senang bercampur haru mengingat pada hari itu Saya dikukuhkan menjadi seorang Sarjana, namun tentunya banyak kenangan dan pencapaian bers

........selanjutnya Bernadus Andre

Seseorang yang selama 8 semester menekuni ilmu sastra inggris namun saat ini berprofesi di bidang perbankan sebagai staf pada direktorat Trade Finance Operation di salah satu bank dengan reputasi regional ASEAN, dialah Bernardus Andre Hernawan.

Sosoknya yang sederh

........selanjutnya

View the original article here

SIDANG-UMUM-V-KELUARGA-MAHASISWA-UDINUS

Berdasar SK Mendikbud No. 155/U/1998 tentang pedoman umum lembaga kemahasiswaan serta Program kerja MPM-UDN 2005/1006 tentang sidang umum V Keluarga Mahasiswa UDINUS, maka pada tanggal 16 s/d 18 Februari 2007 diadakan Sidang Umum Keluarga Mahasiswa UDINUS yang ke 5. Kegiatan ini merupakan perwujudan iklim demokrasi di kalangan mahasiswa. Sidang umum merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di keluarga mahasiswa.

Adapun agenda utama dalam sidang umum adalah:

Laporan Pertanggung Jawaban Presiden BEM 2005-2006Pembentukan MPM dan DPM masa bakti 2006-2007Pelantikan Presiden BEM 2006-2007Amandemen AD/ART KM UDINUSPenetapan GBHK 2006-2007Perumusan Rekomendasi Sidang akan dibuka oleh Rektor UDINUS Bapak DR IR. Edi Noersasongko, M.Kom. pada hari Jumat, 16 Februari 2007 jam 10.00 bertempat di Aula Gedung E.3. Kemudian akan dilakukan diskusi mengenai masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa baik masalah internal maupun external.

Semoga Siang Umum V berjalan lancar dan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika UDINUS.

Hidup Mahasiswa.


View the original article here

Tur-Studi-Malaysia-Singapura-3-Habis-Bandar-Bestari-Itu-Bernama-Cyberjaya

DALAM ranah sejarah, pemindahan pusat pemerintahan dari satu tempat ke tempat lain adalah hal biasa. Tahun 1745, Paku Buwono II memboyong Keraton Mataram dari Kartasura ke Surakarta.

Demikian halnya Meizi Tennoo, usai menerima tampuk kekuasaan pada 1816, memindahkan ibu kota Kekaisaran Jepang dari Kyoto ke Tokyo.

Sebagai sebuah peristiwa, pemindahan pusat pemerintahan dapat dimaknai ikhtiar rezim untuk melakukan pembaruan. Paku Buwono II meyakini, Kartasura sebagai ibu kota telah ternoda oleh pemberontakan Mas Garendi yang didukung orang-orang Tionghoa.

Untuk itu pemindahan dimaksudkan untuk membuang sengkala dan berharap Negeri Mataram yang dipimpinnya dapat tegak berjaya.

Sementara itu, Meizi Tennoo berhasil membuktikan, pemindahan pusat pemerintahan yang ia lakukan menjadi titik tolak modernisasi Jepang.

Dengan pengharapan serupa, sepertinya hal itu dilakukan pula oleh Pemerintah Malaysia. Melihat kondisi Petalingjaya di Kuala Lumpur yang tak lagi kondusif, medio 1990-an, Dato' Sri Mahathir Mohammad, Perdana Menteri kala itu, membangun pusat pemerintahan baru di Putrajaya.

Jika diukur, letak kawasan tersebut tak begitu jauh dari ibu kota semula. Jaraknya cuma sekitar 40 km di selatan Kuala Lumpur dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Putrajaya menempati wilayah yang semula berupa kebun kelapa sawit milik Kerajaan Selangor. Pemerintah Malaysia membelinya dan menggunakan lahan seluas ribuan hektare itu untuk membangun sentral pemerintahan baru yang lebih sistematis dan tertata. Di dalamnya dibangun gedung-gedung pemerintahan dan sarana penunjang lainnya. Diharapkan, pada 2008, seluruh rencana pengembangan kawasan Putrajaya dapat diselesaikan sepenuhnya.

Pusat Pertumbuhan

Yang menarik, upaya Pemerintah Malaysia tidak berhenti di situ saja. Mereka sepertinya berkehendak menyulap Putrajaya menjadi sebuah pusat pertumbuhan baru di Semenanjung Malaya. Hal itu dibuktikan dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung, seperti Kuala Lumpur International Airport (KLIA), danau buatan untuk pariwisata, serta kawasan industri berbasis teknologi informasi yang dinamakan Cyberjaya.

Maka, tampaklah Putrajaya laiknya sebuah kota yang indah. Jalan-jalan dibuat dua arah, lebar dan mulus, tidak ubahnya jalan tol. Di sepanjang tepi jalan itu berderet lampu-lampu, yang selain difungsikan sebagai penerang, juga untuk hiasan.

Sementara itu, pada hampir setiap sudut kawasan dibangun taman-taman indah dan memesona. Bangunan-bangunan kukuh dan megah bertebaran di mana-mana, namun terlihat amat tertata. Adapun mobil-mobil berjajar rapi di areal-areal parkir yang disediakan dalam ukuran luas.

Khusus Cyberjaya menempati lahan seluas lebih dari 3.000 hektare yang terbagi menjadi tiga zona. Pertama, zona perusahaan yang di dalamnya menampung perusahaan besar hingga kecil menengah. Kedua, zona komersial yang menampung bisnis retail dan perkantoran, termasuk di dalamnya mal, restoran, hotel, serta fasilitas bisnis lainnya. Dan ketiga, zona tempat tinggal dengan ''rumah-rumah pintar'' yang menggunakan aplikasi teknologi Informasi. Tak lupa, kawasan Cyberjaya juga dilengkapi dengan Universitas Multimedia. Kendati demikian, Cyberjaya tetaplah terasa nyaman, sebab di dalamnya menyisakan ruang-ruang hijau mencapai separo dari luas keseluruhan.

Menarik Perhatian Bill Gate

Dalam istilah Melayu, Cyberjaya kerap disebut Bandar Bestari yang diterjemahkan sebagai intelligent city. Sesuai namanya, kawasan ini dirancang bangun dengan basis teknologi informasi. Seluruh bangunan dan infrastruktur yang ada di dalamnya terhubung dalam satu jaringan (network) yang sistematis dan terencana. Hebatnya, jaringan tersebut seluruhnya menggunakan serat optik, mulai dari back bone (jalur utama) hingga network client. Tentu saja, untuk merancang bangun sistem semacam ini butuh biaya besar. Namun, pemerintah negeri penghasil sawit dan timah ini tak segan-segan menutup pendanaannya. Bahkan, demi merangsang perusahaan-perusahaan raksasa dunia menempati kantor di sana, mereka membebaskan pajak pada 10 tahun pertama.

Penggunaan serat optik dalam jaringan teknologi informasi yang dibangun memiliki banyak keunggulan. Antara lain, hubungan antarklien dapat terakses lebih cepat dan lancar. Ini jauh lebih baik daripada kabel unified twisted pair (UTP) atau wireless fidely (wifi).

Menurut Pembantu Rektor I Udinus Mohammad Sidiq SSi MKom, yang turut dalam rombongan tur studi ini, penggunaan serat optik untuk jaringan secara keseluruhan belum lazim digunakan di Indonesia. Alasan simpelnya, yakni membutuhkan biaya amat besar. Di Indonesia, serat optik memang sudah banyak digunakan, tapi biasanya untuk back bone saja. Adapun untuk network client masih menggunakan UTP atau wifi yang mempunyai sejumlah kelemahan, yakni cenderung lambat dan rentan gangguan dalam kondisi cuaca buruk.

''Dengan berbagai keunggulan semacam itu, tidak salah kalau Cyberjaya menjadi jujugan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk menimba pengalaman. Kalau tak ada aral, insya Allah, tahun depan kami akan kembali membawa mahasiswa tur studi ke sini,'' jelas Mohammad Sidiq.

Seluruh jaringan dan sistem infrastruktur di dalam Cyber Jaya dikendalikan dari suatu tempat yang dinamakan City Command Center (CCC). Ia berada di bawah pengelolaan langsung Majlis Daerah Sepang. Adapun keseluruhan sistem dirancang dan diaplikasikan oleh Setia Haruman Technology SDN BHD. CCC memberikan kemudahan kepada komunitas Cyberjaya melalui teknologi informasi, seperti pantauan arus lalu lintas, menyebarkan informasi melalui web site, atau pemberian informasi kepada para penumpang mengenai jadwal kedatangan dan keberangkatan bus di halte-halte. Kecanggihan sistem informasi Cyberjaya tak urung memantik perhatian bos Microsoft Bill Gate. ''Beberapa waktu lalu Bill Gate pernah datang untuk menyaksikan Cyberjaya dari dekat,'' ujar seorang pemandu dari Creosis Education yang mendampingi tur studi Udinus.

Manajer Humas dan Pemasaran Setia Haruman Technology Zulkifly Hj Yusof memaparkan, Cyberjaya dibangun pemerintah untuk memajukan industri teknologi informasi Malaysia agar bisa sejajar dengan negara-negara maju lainnya. Selain itu, proyek tersebut juga diikhtiarkan menarik minat perusahaan-perusahaan teknologi informasi(ITC) dari luar negeri untuk mengembangkan bisnisnya di negara anggota persemakmuran itu. Tujuan lain? Menyediakan lapangan kerja bidang teknologi informasi kepada warga Malaysia.


View the original article here

SEMANTIK-Menkominfo-Tifatul-Sembiring-berbincang-dengan-Rektor-Udinus

SEMANTIK: Menkominfo Tifatul Sembiring berbincang dengan Rektor Udinus

SEMANTIK: Menkominfo Tifatul Sembiring (kanan) berbincang dengan Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Edi Noersasongko (kiri), pada Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan (Semantik) bertema “Membangun Ekosistem Industri Kreatif sebagai Upaya Pelestarian Budaya Nasional Berbasis IT”, di Kampus Udinus Semarang, Jateng, Sabtu (23/6). Menkominfo yang menjadi pembicara utama pada seminar itu menyampaikan pemaparannya tentang pengembangan industri kreatif berbasis budaya

sumber :bisnis-jateng.com , TV-KU

Update On : 13 July 2012 03:07:07 am


View the original article here

Meriahnya-Malam-Inagurasi-2006

Meriahnya Malam Inagurasi 2006Jum'at malam (1 September 2006) lapangan parkir timur Gedung D bak kafe. Ribuan mahasiswa baru seolah melepas penatnya usai mengikuti Dinus Inside dan Dinus Expo 2006 berkumpul memadati arena Malam Inagurasi. Acara dimeriahkan oleh berbagai pentas dari mahasiswa lama dan baru, seperti pentas musik, dan pentas seni.
Acara juga dimeriahkan oleh Vocal Group karyawan Biro Dinus yang menjadi Juara I Lomba Vocal Group dalam acara 17-an sebelumnya. Dengan lagu-lagunya yang enerjik, agak nge-dangdut dikit, ribuan mahasiswa baru turut bergoyang menikmati sejuknya malam.

Acara menjadi semakin hangat, memasuki sesi Dialog Interaktif mengambil topik "Seks Remaja" dengan narasumber Rektor Udinus Dr Ir Edi Noersasongko, M.Kom, Bayu Khrisna dan dr Iwan (Chanel 23). Dialog berlangsung hangat, dinamis dan interaktif dipandu oleh presenter cantik dari TVKU.

Dalam acara tersebut juga diumumkan berbagai hasil lomba dan kreativitas antar mahasiswa baru dan dalam tahun ini dimenangi oleh Fakultas Ilmu Komputer sebagai Juara Umum.

Update On : 01 January 1970 07:00:00 am


View the original article here

Selasa, 28 Agustus 2012

BEM-UDINUS-Study-Komparatif-ke-Bandung

Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) Universitas Dian Nuswantoro Semarang pada tanggal 27 s. d 29 Juni 2007 melakukan study banding ke Universitas Islam Bandung ( UNISBA ) dan Universitas Islam Nusantara (UNINUS) .

Peserta kegiatan adalah:

1. BEM UDINUS = 24 Mahasiswa

2. MPM UDINUS = 5 Mahasiswa

3. DPM UDINUS = 5 Mahasiswa

4. BEM Fakultas = 8 Mahasiswa

5. Dosen Pendamping = 2 dosen

sehingga jumlah peserta = 42 mahasiswa dan 2 dosen

Maksud study banding:

Memberikan kesempatan kepada seluruh anggota kabinet BEM untuk menilai kinerja masing-masing dan membandingkannya dengan BEM perguruan tinggi lain yang telah lama berdiri.Sehingga dicapai sebuah kesepakatan tentang baik buruknya kinerja dan sistem kerja BEM agar dapat menghasilkan suatu kesimpulan tentang kualitas BEM UDINUS.Selain itu juga untuk memperkaya wawasan tentang dunia kemahasiswaan dari perguruan tinggi lain.

Tujuan :

Menghasilkan suatau kesimpulan tentang kulaitas BEM UDINUS dan juga membuat suatu rekomendasi mengenai perbaikan-perbaikan yang dapat berguna bagi kegiatan-kegiatan BEM selanjutnya.

Setelah melakukan study banding BEM UDINUS ,dilanjutkan Kunjungan ke PT.PINDAD, dalam study banding ke Bandung BEM UDINUS didampingi Bp.Usman Sudibyo,S.Si ( Ka.Biro Kemahasiswaan ) dan Bp.Sunardi,S.S,MPd.( Sekretaris Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra )


View the original article here

Sound-of-the-year-Massive-Noise

 Event ini sebuah persembahan dari UKM MUSIK UDINUS sebagai wujud eksistensinya dalam apresiasi di bidang seni dan musik pada khususnya.Berkaca pada kesuksesan tahun lalu , " Sound Of The Year " yang bertema " MASSIVE NOISE " ini merupakan kegiatan yang diharapkan mampu menyedot perhatian massa sebagai target market potensial yang memeriahkan acara ini.

Deskripsi

* Stage

1.Live Music>>>tidak dipungkiri bahwa penampilan dari grup-grup band mampu menarik perhatian massa yang cukup besar, terlebih apabila yang ditampilkan memiliki massa yang cukup besar dan ternama.Dalam Live Band Performance ini, UKM MUSIK menampilkan band Deadsquad.

2. Dancer>>> Dalam acara ini juga dimeriahkan dengan aksi-aksi panas dan sexy dancer yang semakin membakar adrenalin.

3. DJ >>>>> sebagai puncak acara yang telah panas oleh pengisi acara pendukung di atas akan ditutup dengan penampilan Disc Jockey yang akan memacu audience berpesta dalam gemerlap malam bersama hentakan-hentakan elektronya.

4. Funny Games>>>>Di sela-sela performance pengisi acara tersebut juga akan disuguhkan interaktif games dengan audience yang akan saling mengakrabkan satu sama lain

Acara ini akan digeber pada hari jum'at tanggal 21 Desember 2007 pada jam 15.00 Wib s. d 23.00 WIB bertempat di lapangan parkir UDINUS


View the original article here

DUTA-MAHASISWA-GENRE-se-KARESIDENAN-SEMARANG-2012

Hari Rabu, 11 April 2012 telah diselenggarakan pemilihan Duta Mahasiswa Genre (Generasi Keluarga Berencana) se-Karesidenan Semarang di Gedung G lantai 2 Universitas Dian Nuswantoro Semarang. 

Pemenangnya adalah:

Kategori Putra:

M. Akbar Rizal H                    (UNDIP)M.Yunus                                 (IAIN Walisongo)Lakhmudin                             (UDINUS)

 Kategori Putri:

Temi Chintia R                       (UNDIP)Mutiara Hikma                       (UNDIP)Bunga Amelia                                    (UNNES)

Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Universitas Dian Nuswantoro, BKKBN Propinsi Jawa Tengah dan Bapermas Kota Semarang.


View the original article here

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls